INFO

° Blog ISN Enjoy ° Blog Insfirasi akan segerah hadir ° Mohon maaf apabila ada file yang rusak, Blog sedang dalam perbaikan °




Rabu, 29 Maret 2017

Pantun Islami Tentang Cinta 2

Iksan135.blogspot.com-Jakarta.
Ini dia pantun-pantun Islami No2.

Kemumu di dalam semak
Jatuh sehelai selarasnya
Meski ilmu setinggi tegak
Tidak sembahyang apa gunanya
Saya pergi beli tembaga
Saya pakai untuk merekatkan parang
Apabila ingin masuk surga
Sering-sering mengaji dan sembahyang
Sebatang pohon daunnya rimbun
Lebat daunnya tiada buahnya
Walaupun hidup seribu tahun
Kalau tak sembahyang apa gunanya
Asam kandis asam gelugur
Kedua ayam si riang-riang
Menangis mayat di pintu kubur
Terkenang badan tidak sembahyang
Dari kecil nak cincilak padi
Sudah besar cincilak padang
Dari kecil nak duduk mengaji
Sudah besar tegak sembahyang
Malam ini malam Jumaat
Esok malam Sabtu
Kita ini umat Muhammad
Jangan sampai meninggalkan waktu
Banyak bulan perkara bulan
Bulan puasa bulan kita
Banyak Tuhan perkara TUhan
Tuhan yang esa Tuhan kita
Pisang ambon di tanam di gunung
Tumbuh sepuluh layu sebatang
Buruk orang jangan dicari
Bila kita sedang berpuasa
Tekun kita beramal ibadah
Untuk belanja dikemudian hari
Kita serahkan kehadirat Allah
Mudah-mudahan disyafaatkan Nabi
Banyak hari perkara hari
Hari Jumaat hari kita

Selasa, 28 Maret 2017

Download Kumpulan Lagu Mayada

Buat kamu yang ingin belajar vokal masih newble, saya saranin sering-sering play musik Mayada ini nadanya gampang untuk diikuti/ditiru untuk mempelancar kita dalam vokal. Langsung ketetangga sebelah L

Jumat, 24 Maret 2017

PANTUN ISLAMI TENTANG CINTA 1

Iksan135.blogspot.com - Jakarta.

Karena cinta laksana permata. Indah bila menghias qalbu. Cinta harus tetap terjaga. Suci dalam bimbingan-Nya. Jangan sampai cinta ternoda. Biarlah suci seutuhnya. Jangan cinta dicampur maksiat. Jangan pula cinta bersyahwat. Itu semua adalah nafsu. Kan membuatmu menjadi pilu.  

Senja hari langit merah
Bangau pulang ke sarangnya
Cinta adalah anugerah
Jaga dalam keridhaan-Nya

Kurang makan badan lesu
Makan-nya sepiring dua
Cinta itu bukan nafsu
Cinta untuk ketentraman jiwa

Sedikit cita jagalah mata
Tiada iri lapanglah dada 
Jaga-lah kesucian cinta 
Jangan biarkan cinta ternoda

Pancing ikan dalam kolam
Dapat banyak satu keranjang
Tumbuhkan cinta setiap malam
Dalam doa sujud panjang

Kelelawar di dalam goa
Indah sekali burung bulbul
Sama-sama kita berdoa
Bila berjodoh pasti terkabul

Kamis, 23 Maret 2017

Qs. Al Baqarah ayat 1-10


1. Alif laam miin [10].

[10] Ialah huruf-huruf abjad yang terletak pada permulaan sebagian dari surat-surat Al-Qur'an seperti: alif laam miim, alif laam raa, alif laam miim shaad dan sebagainya. Diantara ahli-ahli tafsir ada yang menyerahkan pengertiannya kepada Allah karena dipandang termasuk ayat-ayat mutasyaabihaat, dan ada pula yang menafsirkannya. Golongan yang menafsirkannya ada yang memandangnya sebagai nama surat, dan ada pula yang berpendapat bahwa huruf-huruf abjad itu gunanya untuk menarik perhatian para pendengar supaya memperhatikan Al-Qur'an itu, dan untuk mengisyaratkan bahwa Al-Qur'an itu diturunkan dari Allah dalam bahasa Arab yang tersusun dari huruf-huruf abjad. Kalau mereka tidak percaya bahwa Al-Qur'an diturunkan dari Allah dan hanya buatan Muhammad SAW semata-mata, maka cobalah mereka buat semacam Al Quran itu.

2. Kitab [11] (Al-Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa [12],

[11] Tuhan menamakan Al-Qur'an dengan Al Kitab yang di sini berarti "yang ditulis", sebagai isyarat bahwa Al-Qur'an diperintahkan untuk ditulis.

[12] Takwa yaitu memelihara diri dari siksaan Allah dengan mengikuti segala perintah-perintah-Nya; dan menjauhi segala larangan-larangan-Nya; tidak cukup diartikan dengan takut saja.
3. (yaitu) mereka yang beriman [13] kepada yang ghaib [14], yang mendirikan shalat [15], dan menafkahkan sebahagian rezki [16] yang Kami anugerahkan kepada mereka.

[13] Iman ialah kepercayaan yang teguh yang disertai dengan ketundukan dan penyerahan jiwa. Tanda-tanda adanya iman ialah mengerjakan apa yang dikehendaki oleh iman itu.

[14] Yang ghaib ialah yang tak dapat ditangkap oleh pancaindera. Percaya kepada yang ghjaib yaitu, meng-i'tikadkan adanya sesuatu "yang maujud" yang tidak dapat ditangkap oleh pancaindera, karena ada dalil yang menunjukkan kepada adanya, seperti: adanya Allah, Malaikat-Malaikat, Hari akhirat dan sebagainya.

[15] Shalat menurut bahasa 'Arab: doa. Menurut istilah syara' ialah ibadat yang sudah dikenal, yang dimulai dengan takbir dan disudahi dengan salam, yang dikerjakan untuk membuktikan pengabdian dan kerendahan diri kepada Allah. Mendirikan shalat ialah menunaikannya dengan teratur, dengan melangkapi syarat-syarat, rukun-rukun dan adab-adabnya, baik yang lahir ataupun yang batin, seperti khusu', memperhatikan apa yang dibaca dan sebagainya.

[16] Rezki: segala yang dapat diambil manfa'atnya. Menafkahkan sebagian rezki, ialah memberikan sebagian dari harta yang telah direzkikan oleh Tuhan kepada orang-orang yang disyari'atkan oleh agama memberinya, seperti orang-orang fakir, orang-orang miskin, kaum kerabat, anak-anak yatim dan lain-lain.
4. dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al-Qur'an) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu [17], serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat [18].

[17] Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelum Muhammad SAW ialah kitab-kitab yang diturunkan sebelum Al-Qur'an seperti: Taurat, Zabur, Injil dan Shuhuf-Shuhuf yang tersebut dalam Al-Qur'an yang diturunkan kepada para Rasul. Allah menurunkan Kitab kepada Rasul ialah dengan memberikan wahyu kepada Jibril a.s., lalu Jibril menyampaikannya kepada Rasul.

[18] Yakin ialah kepercayaan yang kuat dengan tidak dicampuri keraguan sedikitpun. Akhirat lawan dunia. Kehidupan akhirat ialah kehidupan sesudah dunia berakhir. Yakin akan adanya kehidupan akhirat ialah benar-benar percaya akan adanya kehidupan sesudah dunia berakhir.
5. Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan merekalah orang-orang yang beruntung [19].

[19] Ialah orang-orang yang mendapat apa-apa yang dimohonkannya kepada Allah sesudah mengusahakannya.
6. Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak juga akan beriman.
SEBAB TURUNNYA AYAT: Ibnu Jarir mengetengahkan dari jalur Ibnu Ishak, dari Muhammad bin Abu Ikrimah, dari Said bin Jubair, dari Ibnu Abbas mengenai firman Allah, "Sesungguhnya orang-orang yang kafir.." (Q.S. Al-Baqarah 6) sampai akhir dua ayat. Kedua ayat tersebut turun berkenaan dengan orang-orang Yahudi Madinah. Diketengahkan dari Rabi` bin Anas, "Dua ayat diturunkan tentang memerangi kaum sekutu, yaitu, 'Sesungguhnya orang-orang kafir itu sama saja halnya bagi mereka', sampai dengan '...dan bagi mereka disediakan siksa yang keras.'" (Q.S. Al-Baqarah 6-7).

7. Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka [20], dan penglihatan mereka ditutup [21]. Dan bagi mereka siksa yang amat berat.

[20] Yakni orang itu tidak dapat menerima petunjuk, dan segala macam nasehatpun tidak akan berbekas padanya.

[21] Maksudnya: mereka tidak dapat memperhatikan dan memahami ayat-ayat Al-Qur'an yang mereka dengar dan tidak dapat mengambil pelajaran dari tanda-tanda kebesaran Allah yang mereka lihat di cakrawala, di permukaan bumi dan pada diri mereka sendiri.
SEBAB TURUNNYA AYAT: Ibnu Jarir mengetengahkan dari jalur Ibnu Ishak, dari Muhammad bin Abu Ikrimah, dari Said bin Jubair, dari Ibnu Abbas mengenai firman Allah, "Sesungguhnya orang-orang yang kafir.." (Q.S. Al-Baqarah 6) sampai akhir dua ayat. Kedua ayat tersebut turun berkenaan dengan orang-orang Yahudi Madinah. Diketengahkan dari Rabi` bin Anas, katanya, "Dua ayat diturunkan tentang memerangi kaum sekutu, yaitu, 'Sesungguhnya orang-orang kafir itu sama saja halnya bagi mereka', sampai dengan '...dan bagi mereka disediakan siksa yang keras.'" (Q.S. Al-Baqarah 6-7).
8. Di antara manusia ada yang mengatakan: "Kami beriman kepada Allah dan Hari kemudian [22]," pada hal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman.

[22] Hari kemudian ialah: mulai dari waktu mahluk dikumpulkan di padang mahsyar sampai waktu yang tak ada batasnya.
9. Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar.
10. Dalam hati mereka ada penyakit [23], lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta.

[23] Yakni keyakinan mereka terdahap kebenaran Nabi Muhammad SAW lemah. Kelemahan keyakinan itu, menimbulkan kedengkian, iri-hati dan dendam terhadap Nabi SAW, agama dan orang-orang Islam.

Teringat surat Yasin

Qs. Yasin
video

Sabtu, 14 Januari 2017

Istiqomah al islam

Tetaplah istiqomah
Dalam mempertahankan aqidah yang kini mulai tergerus oleh zaman.

Status Sari Putri Melecehkan Pribumi


Baru-baru ini kita dihebohkan oleh status facebook bernama Putri Sari, yang memuat status pada tanggal 15 dan 28 Nov 2016

Tgl 15 Nov
"Hei orang-orang Indonesia jangan sombong kalian terhadap kami, kamilah yang memberi makan kalian.
Kalau tidak ada kami Indonesia takakan maju. Produk-produk yang kalian pakai made in kami.
Jangan sokangkuh kalian, kalau kalian ingin melawan kami silakan kami tidak takut.
Lebih banyak rakyat cina dibandingkan rakyat Indonesia, Indonesia adalah negara paling bodoh didunia ini."

Tgl 28 Nov
"Bendera kami berkibar diIndonesia. Terima kasih orang Indonesia telah kibarkan benderah (Rep Rakyat Cina) kami dimaluku.
Semoga makin banyak benderah kami berkibar diseluruh Indonesia, tak lama lagi RI akan menjadi RRC.
Semangat terus, pak presiden bersama kita.
Biarlah orang Indonesia hanya menjadi sampah..."

Rabu, 11 Januari 2017

Jawaban Pedri Kasman 10 januari 2017 #TangkapAhok


Gagal Disudutkan Pengacara Ahok, Jawaban Pedri Kasman Ini Tampar Bolak-Balik Ahok Dan Seluruh Tim Pengacaranya

Selasa, 10 Januari 2017

Jakarta - Mungkin inilah salah satu alasan kenapa stasiun-stasiun televisi nasional dilarang untuk menayangkan secara langsung persidangan kasus penghujatan agama Islam yang dilakukan oleh Zhong Wan Xie alias Ahoax, justru disaat yang sangat penting yaitu mendengarkan keterangan para saksi-saksi pelapor yang memberatkan Ahok.

Yaitu mereka musuh-musuh Islam yang menguasai media nasional tidak ingin masyarakat tau bahwa umat Islam memiliki begitu banyak sosok intelektual muda yang cerdas, tegas dan istiqomah dalam membela agama Allah, seperti salah satunya yang ditunjukkan oleh Pedri Kasman, Sekretaris Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah.

Tak cuma bicara kosong seperti yang biasa diperagakan oleh para Loyalis Zhong Wan Xie, sebagai saksi pelapor Pedri melakukan langkah nyata yang ia tunjukkan kepada Majelis Hakim di Auditorium Kementerian Pertanian, Pasar Minggu Ragunan Jakarta Selatan,  Selasa 10/1/2017.

Pedri membawa alat bukti video rekaman pidato saat Ahok menista Surat Al-Maidah 51 pada 27/9/2016 di Pulau Seribu, yang tak bisa dibantah kebenarannya oleh para pengacara Ahok dan Ahok sendiripun sudah mengakui bahwa rekaman video tersebut asli dan benar adanya.

"Ada VCD ya, yang berisi video lengkap, tidak ada editan sesuai yang dianalisa Puslabfor Mabes Polri. Tentu dari Youtube," ujar Pedri.

Pedri mengatakan, kesaksiannya bakal fokus pada hal-hal yang berdasarkan Pasal 156 (a) KUHP. Pedri juga siap merekomendasikan ahli yang layak dan patut dihadirkan dalam persidangan.

Jadi sedari awal Pedri sudah menegaskan tak akan mau diseret oleh berbagai manuver para pengacara Ahok yang selalu mencoba kabur dari substansi masalah dengan mengalihkan ke isu-isu lain.

Karena sudah terbukti pada sidang keempat karena tak kuasa membantah pernyataan Ustadz Novel Bamukmin, kubu Ahok malah mati-matian berusaha memviralkan persoalan remeh-temeh salah ketik Pizza Hut menjadi Fitsa Hats yang dilakukan oleh aparat penyidik kepolisian, demi untuk mengalihkan isu.

"Kami akan sampaikan kenapa kami melapor, apa yang membuat kami tersinggung dengan ucapan saudara Ahok dan alat bukti apa yang bisa kami sampaikan," kata Pedri.

Pedri juga mengeluarkan argumentasi-argumentasi yang fokus dan bagus sekali dalam menjawab berbagai serangan pengacara Ahok pada sidang kelima kasus penistaan agama ini.

"Kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok adalah kasus hukum, sehingga tidak perlu ada tabayyun."

Demikian pernyataan Pedri Kasman, saksi pelapor dalam menjawab pertanyaan kuasa hukum Ahok, Humprey S Djemat yang mempermasalahkan Pedri tidak terlebih dahulu melakukan "tabayyun" atau konfirmasi atas bukti video yang digunakan untuk menjerat sang penista agama.

"Saya sudah jelaskan, tabayyun itu konteksnya berbeda. Ini kan kasus hukum, kasus hukum tidak ada tabayyun-tabayyunan," tepis Pedri Kasman di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (10/1).

Sebelumnya, Humprey menduga bukti yang digunakan oleh Pedri adalah video hasil suntingan yang diunggah oleh Buni Yani di media sosial dan hanya berdurasi 13 detik.

Menjawab hal tersebut, Pedri mengatakan bahwa pihaknya memang fokus pada pidato Ahok di menit 20.20 hingga 20.33 yang berdurasi 13 detik. Pasalnya, letak penistaan agama terletak selama durasi tersebut.

"Pernyataan Ahok pada menit 20.20 sampai 20.33 itu lebih kurang berbunyi dibohongi pakai surat Al-Maidah 51 dan seterusnya. Di belakangnya ada kata-kata dibodohi gitu, kita fokus pada kalimat itu. Jadi kalau ada yang mengatakan hanya dilaporkan pada video yang 13 detik, sekali lagi saya tegaskan kita fokus pada penyataan itu. Karena pernyataan yang jadi penodaan agama adalah dalam pernyataan itu 'dibohongi pakai surat Al-Maidah 51'," jelasnya.

Demikian jawaban Pedri yang membuat Humphrey Jemat pengacara bayaran Ahok mati kutu tak bisa membantah lagi.

Pedri juga membantah tudingan Humprey yang menyebutnya dirinya saling mengenal dengan Buni Yani. Tudingan Humprey itu berdasarkan dari sebuah foto yang diambil saat Buni Yani berkunjung ke kantor Pedri di kawasan Menteng.

Pedri menegaskan, dirinya sama sekali tak kenal Buni Yani sebelum melaporkan Ahok ke Bareskrim atas dugaan kasus penistaan agama oleh Ahok pada tanggal 7 Oktober 2016. Karenanya, pelaporan dia sama sekali tak ada hubungannya dengan Buni Yani.

"Saya jelaskan, sebelum saya melapor, saya sama sekali tidak kenal dengan Buni Yani dan laporan saya sama sekali tidak ada hubungannya dengan Buni Yani. Itu kunjungan biasa, pada 28 Desember (2016) sebagai tamu ya, kami sebagai tuan rumah ya kami layani siapa saja yang datang," urainya.

Beberapa waktu lalu, Jessica Kumala Wongso divonis hukuman penjara 20 tahun oleh Majelis Hakim walaupun tak ada saksi mata yang melihat langsung Jessica menaruh racun ke gelas Mirna Shalihin. Walau hanya dengan hanya bermodalkan rekaman CCTV yang bisu dan tidak jelas, namun Majelis Hakim tetap memvonis Jessica dengan maksimal sesuai tuntutan Jaksa Penuntut Umum.

Kali ini penistaan agama yang Ahok lakukan bisa disaksikan dan dibuktikan sendiri sejelas-jelasnya rekaman videonya, baik visual maupun suaranya.

Karena itu diyakini apabila mampu memutuskan sesuai hati nurani tanpa intervensi kekuasaan, Insya Allah Majelis Hakim akan memvonis Ahok hukuman maksimal yaitu lima tahun penjara.

Keterangan foto: Pedri Kasman, Sekretaris Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah.

http://news.gubernurmuslim.com/gagal-disudutkan-pengacara-ahok-jawaban-pedri-kasman-ini-tampar-bolak-balik-ahok-dan-seluruh-tim-pengacaranya/

Janganlah Memaksa

#NasehatKita
Segala sesuatu yang dipaksakan, pada akhirnya tidak akan baik.

Jumat, 06 Januari 2017

INGAT ALLAH BANYAK-BANYAK

Dimanapun kita berada
Jangan lupa ingatlah Allah.swt
Dengan kita mengingat Allah
Hatipun akan tenang.

Cinta Halal

Cinta adalah Anugrah dari sangKhalik.
Cinta adalah simbol ketenangan, ketentraman, dan kebahagiaan.

Mengenang Spirit 411&212 #TangkapAhok

SEJARAH UMAT

#AksiDoaBersama212016

HAK CIPTA

©IKSAN135.BLOGSPOT.COM 2011-2017